Sabtu, 30 Januari 2010

saat ku terjatuh

di dunia ini pasti ada hitam juga ada putih, ada kutub positif juga kutub negatif, ada awal juga ada akhir...
dan semua yang terjadi di dunia ini nggak mungkin ada yang sempurna. semuanya pasti cacat.
entah berapa kali pun kita terjatuh,, seberapa sering kita menangis,, seberapa sering kita menahan marah dan sakit hati,, kita harus kembali ke jalan yang benar!!

harus terjatuh dan jatuh dulu, baru aku akan bisa menemukan jalanku. menemukan jalan yang benar-benar tepat, menemukan jawaban atas segala tanyaku... meski diriku terluka, meski kakiku tak mampu lagi menahan lara dan tak mampu lagi menapaki jalanan ini... aku akan merangkak. tertatih dan tertatih. aku akan bangun... bangun dengan segenap kekuatan yang tersisa... bangun dengan kedua tanganku sendiri... bangun tanpa menunggu uluran tangan orang lain... maka aku akan menjadi pribadi yang lebih kuat... pribadi yang tak akan jatuh terlalu dalam...

aku tak mau hanya menjadi sesosok daging yang hanya bisa berjalan saja... aku nggak mau aku hanya dikenal sebagai avve saja... aku yakin aku bisa melakukan yang lebih. aku akan bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain...

aku ingin memiliki hati yang tak pernah membenci, karena aku tahu bagaimana rasanya dibenci... aku tak mau mengacuhkan orang lain karena itu menyakitkan... aku... mulai sekarang aku akan menjadi diriku yang baru... diriku yang lebih tegar daripada batu karang.
aku memiliki kenangan... semua... aku pernah bahagia bersama seorang cowok... aku pernah dihianati begitu saja... aku pernah dijadikan pelampiasan... aku pernah ditinggal sendiri tanpa seorang teman pun... aku juga pernah merasakan persahabatan yang begitu kental dan mengharukan, seolah-olah Tuhan menciptakan aku sebagai manusia paling beruntung...

aku ingin hadirku di dunia ini berharga... bagi siapa saja... masa lalu hanyalah sebagai batu pijak agar di masa depan aku akan lebih teliti dan berhati-hati, dan takkan mengulangi kesalahan yang sama...

GANBATTE NE !!!

pelangi di ujung malam

Dunia hanyalah saksi bisu
tak dapat tersangkal
kita lah si pelaku utama
kita perankan setiap karakter
dalam panggung sandiwara dunia

setiap harinya adalah episode
ada cinta bebas mengudara
tapi terbang hilang dan lenyap
setiap jiwa yang ada hanya kerapuhan saja
tapi akan selalu tertopang
kita lemah tapi tak sendiri
kita adalah partner
setiap pemain adalah partner

kita tak bisa berhenti di sini
tangan kita terikat, hati kita bersatu
setiap apa yang terlintas hanya sebatas angan
tapi kita tetap tersenyum
bibir kita akan selalu terangkat
memesona,memancar,dan bahagia
bersama kita berlari
menuju suatu keajaiban
sebuah pelangi di ujung malam