Sabtu, 06 Oktober 2012

Pagi Bisu


Angin berhilir lembut menyapa tubuh yang menggigil
Deru adzan berdengung di telingaku
Menggeliat dalam hangatnya selimut
Seolah setan duduk di lubang telinga,
Berbisik, masih gelap, dingin di luar, lanjutkan saja tidur kau
Sungguh, kekuatanMu meliputi langit dan bumi
Hal sekecil semut pun Kau rahmati,
Hamba yang berdosa ini memohon ampun atas kedholiman yang kulakukan

Udara sejuk masuk tanpa pamit di sela-sela jendela
Menari bersama rambut yang tergerai
Bayu nan sejuk menerpa wajah yang kuyu
Pagi yang diam
Sepi.
Ayam pun masih enggan berkokok
Diluar sana kegelapan masih menyelimuti
Angker namun tentram
Di luar sana sang candra bersinar indahnya
Bersujud dalam keagungan namaNya
Hikmad.
Bahkan angin pun tunduk dan bertasbih
fajar pun kerap bertasbih padaMu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar